PENYULUHAN DAN PMT GIZI KURANG PADA ANAK DI DESA SITANGGAL

Authors

  • Diah Ratnasari Universitas Muhadi Setiabudi
  • Elinda Umisara Universitas Muhadi Setiabudi
  • Findy Dwita Kumala Universitas Muhadi Setiabudi
  • Anggray Duvita Wahyani Universitas Muhadi Setiabudi
  • Yuniarti Dewi Rahmawati Universitas Muhadi Setiabudi
  • Sulasyi Setyaningsih Universitas Muhadi Setiabudi

DOI:

https://doi.org/10.46772/jamu.v6i02.1845

Keywords:

gizi kurang, balita, penyuluhan gizi, PMT, ikan kuniran

Abstract

Latar Belakang: Gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes memiliki prevalensi gizi kurang yang tinggi (18,7%) dengan 86 kasus meskipun memiliki aksesibilitas yang baik terhadap fasilitas kesehatan dan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan gizi lebih dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan pola asuh dibandingkan keterbatasan akses geografis. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita tentang gizi seimbang dan pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak melalui penyuluhan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 November 2025 di Aula Balai Desa Sitanggal dengan melibatkan 20 peserta ibu balita. Kegiatan terdiri dari penyuluhan tentang gizi seimbang dengan konsep "Isi Piringku" dan praktik pembuatan PMT berbahan dasar ikan kuniran yang diolah menjadi rolade. Hasil: Penyuluhan mendapat respon antusias dari peserta, ditunjukkan dengan partisipasi aktif saat penyampaian materi dan praktik pembuatan PMT. Kesimpulan: Edukasi gizi dan demonstrasi pengolahan makanan bergizi yang variatif dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menyediakan asupan gizi yang baik bagi balita. Kegiatan berkelanjutan diperlukan untuk menurunkan angka gizi kurang di Desa Sitanggal.

References

Almatsier, Sunita. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Anggray Duvita Wahyani Diah Ratnasari, Yunika Purwanti. 2024. “Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Mengenai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita Di Desa Kupu, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes Jawa Tengah.” Minda Baharu 8(2): 388–99.

Febriyaeni, Muayyinati, Rifatul Masrikhiyah, and Diah Ratnasari. 2023. “Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Yang Tidak Tepat Dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Sebagai Faktor Risiko Stunting Pada Anak Usia 12-24 Bulan.” Era Klinis: Jurnal Penelitian Ilmu Kesehatan 1(1): 8–12.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Pencegahan Dan Tatalaksana Gizi Buruk Pada Balita.

KEMKO PMK. 2025. “Prevalensi Stunting Tahun 2024 Turun Jadi 19,8 Persen, Pemerintah Terus Dorong Penguatan Gizi Nasional.”

Muhanifah, Laili, Ikit Netra Wirakhmi, and Ita Apriliyani. 2025. “Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Balita.” 15: 43–50.

Munawarah, Ika, Nella Rohati, and Hilda Novita. 2025. “Peningkatan Status Gizi Sekolah Dasar Melalui Edukasi Dan Interfensi Gizi Seimbang Dilingkungan Sekolah.” 2(2): 187–94.

ratnasari, diah. 2025. “Pola Konsumsi Pangan Dan Status Gizi Pada Anak Usia Sekolah Di SD N Pulosari 2 Brebes.” Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan (JIGK) 7(1): 6–14. https://jurnal.umus.ac.id/index.php/JIGK/article/view/1722/924.

Ratnasari, Diah. 2021. “Pengaruh Penambahan Tepung Maizena Terhadap Mutu Nugget Ikan Gabus (Channa Striata).” Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan (JIGK) 2(02): 7–14.

Ratnasari, Diah. “Pola Konsumsi Pangan Dan Status Gizi Pada Anak Usia Sekolah Di SD N Pulosari 2 Brebes.”

Ratnasari, Diah, and Riska Endriani. 2020. “Hubungan Status Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dengan Kejadian Stunting.” Syntax idea 2(1): 11–20.

Ratnasari, Diah, and Iken Rahma Mahesty. 2022. “Uji Organoleptik Tepung Ampas Tahu Dan Granola Sebagai Snack Bar.” Journal of Syntax Literate 7(10).

Ratnasari, Diah, and Lupi Purniasih. 2019. “Status Gizi Dan Pola Konsumsi Makanan Anak Usia Sekolah (7-12 Tahun) Di Desa Karangsembung.” Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan (Jigk) 1(01): 34–41.

Sari, Ratna Kusuma, and Endang Susilowati. 2023. “Scoping Review: Faktor Penyebab Gizi Kurang Pada Balita.” 10.

UNICEF. 2024. “Kenali Faktor Risiko Yang Dapat Menyebabkan Balita Mengalami Wasting (Gizi Kurang Dan Gizi Buruk).”

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Ratnasari, D., Umisara, E., Kumala, F. D., Wahyani, A. D., Rahmawati, Y. D., & Setyaningsih, S. (2026). PENYULUHAN DAN PMT GIZI KURANG PADA ANAK DI DESA SITANGGAL. JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS, 6(02), 23–32. https://doi.org/10.46772/jamu.v6i02.1845

Issue

Section

Articles