PENENTUAN NILAI SPF (SUN PROTECTION FACTOR) DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI FORMULASI SEDIAAN LOTION EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM (WIGHT) WALP) SECARA IN VITRO
Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor) dan Uji Aktivitas Antioksidan dari Formulasi Sediaan Lotion Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) Secara In Vitro
DOI:
https://doi.org/10.46772/jophus.v7i2.1861Keywords:
Antioksidan, DPPH, lotion, SPF, Syzygium polyanthumAbstract
Karena iklim tropisnya, Indonesia menerima radiasi UV yang tinggi yang dapat menyebabkan kanker kulit, penuaan dini, dan hiperpigmentasi. Menggunakan tabir surya dengan nilai SPF dan antioksidan untuk melawan radikal bebas adalah salah satu metode untuk mencegah kerusakan kulit akibat UV. Telah diketahui bahwa flavonoid dan tanin yang ditemukan dalam daun salam memiliki kapasitas sebagai antioksidan alami dan memberikan perlindungan UV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan SPF dan aktivitas antioksidan dari lotion yang mengandung ekstrak etanol daun salam 1%, 3%, dan 5%. Spektrofotometri UV-Vis digunakan untuk mengukur SPF in vitro, sedangkan teknik DPPH digunakan untuk menguji aktivitas antioksidan. Temuan menunjukkan bahwa F1 (1%) memiliki nilai SPF 7,78, yang memberikan perlindungan ekstra. Perlindungan maksimum ditunjukkan oleh F2 (3%) dengan nilai SPF 9,85 dan F3 (5%) dengan nilai SPF 12,53. F1 (1%) memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan, ditunjukkan oleh nilai IC50-nya sebesar 57,47 µg/mL. Aktivitas antioksidan yang kuat juga ditunjukkan oleh F2 (3%) dengan nilai IC50 sebesar 63,82 µg/mL dan F3 (5%) dengan nilai IC50 sebesar 91,13 µg/mL. Perbedaan yang signifikan antar perlakuan ditunjukkan oleh uji statistik, terutama antara formulasi losion F1, F2, dan F3 dibandingkan dengan F0. Kesimpulannya, lotion ekstrak etanol daun salam memiliki potensi sebagai tabir surya alami.
References
[1] Q. Fitriyah, Y. D. Siahaan, dan M. P. E. Wahyudi, “Alat Sterilisasi Lampu UVC Portable Berbasis IOT,” Jurnal Integrasi, vol. 14, no. 1, 2022. https://doi.org/10.30871/ji.v14i1.3599
[2] M. Taupik, J. La Kilo, A. M. T. A. Suryadi, dan Z. F. Ahmad, “Evaluasi Kemampuan Tabir Surya Ekstrak Biji Jagung (Zea mays L.) Secara In Vitro Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis,” Syifa Sciences and Clinical, 2022.
[3] N. L. G. W. B. Gustavina, I. G. B. S. Dharma, dan E. Faiqoh, “Identifikasi Kandungan Senyawa Fitokimia Pada Daun dan Akar Lamun di Pantai Samuh Bali,” Journal of Marine and Aquatic Sciences, vol. 4, no. 2, pp. 271-277, 2017. https://doi.org/10.24843/jmas.2018.v4.i02.271-277
[4] D. Forestryana, M. S. Fahmi, dan A. N. Putri, “Pengaruh jenis dan konsentrasi gelling agent pada karakteristik formula gel antiseptik ekstrak etanol 70% kulit buah pisang ambon,” Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, vol. 1, no. 2, pp. 45-51, 2020.
[5] D. Novisa dkk., “Skrining fitokimia ekstrak tanaman,” 2021.
[6] S. Suratno, “Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Mikroalga Spirulina platensis yang Berpotensi sebagai Antibakteri,” Jurnal Surya Medika (JSM), vol. 1, no. 2, pp. 26-33, 2016.
[7] S. Indriaty, Y. Rizikiyan dkk., “Formulasi Dan Uji Stabilitas Lotion Ekstrak Etanol Buah Pepaya (Carica papaya L.),” Jurnal Kesehatan Muhammadiyah, vol. 2, no. 2, pp. 145-158, 2022.
[8] A. Erwiyani, D. Destiani, dan S. Kabelen, “Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Sediaan Krim Daun Alpukat (Persea Americana Mill) dan Daun Sirih Hijau (Piper betle Linn),” Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 2018.
[9] A. W. Ningsih, I. C. S. Klau, dan E. P. Wardani, “Studi formulasi hand body lotion Ekstrak etanol kunyit (Curcuma domestica val.),” FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi, vol. 2, no. 1, pp. 32-37, 2021.
[10] A. Pujiastuti dan M. Kristiani, “Formulasi dan Uji Stabilitas Mekanik Hand and Body Lotion Sari Buah Tomat (Licopersicon esculentum Mill.) sebagai Antioksidan,” Jurnal Farmasi Indonesia, 2019. https://doi.org/10.31001/jfi.v16i1.468
[11] R. Rahmawati, A. Muflihunna, dan M. Amalia, “Analisis aktivitas perlindungan sinar UV sari buah sirsak (Annona muricata L.) berdasarkan nilai Sun Protection Factor (SPF) secara spektrofotometri UV-VIS,” Jurnal Fitofarmaka Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 284-288, 2018.
[12] P. Molyneux, “The Use of the Stable Free Radical Diphenylpicryl-hydrazyl (DPPH) for Estimating Antioxidant Activity,” Songklanakarin Journal of Science and Technology, vol. 26, no. 2, pp. 211-219, 2004.
[13] B. Iskandar, S. E. B. Sidabutar, dan L. Leny, “Formulasi dan Evaluasi Lotion Ekstrak Alpukat (Persea Americana) sebagai Pelembab Kulit,” Journal of Islamic Pharmacy, 2021. https://doi.org/10.18860/jip.v6i1.11822
[14] J. Rohmah dkk., “Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat, Dan N-Heksana Batang Turi Putih (Sesbania Grandiflora (L.) Pers.) Dengan Metode DPPH,” Jurnal Kimia Riset, vol. 5, no. 1, 2020. https://doi.org/10.20473/jkr.v5i1.20900
[15] T. N. Azizah, N. Harmastuti, dan T. W., “Analysis of active compounds in kawista leaf (Limonia acidissima L.) fraction and its antioxidant activity using DPPH method,” Scientific Journal of Pharmacy, vol. 20, no. 2, pp. 270–280, 2024.

