Analisis Kadar Antosiani Tepung Bunga Telang (Clitoria Ternatea L) Serta Pengaruhnya Terhadap Tekstur dan Organoleptik Soft Cookies

Authors

  • aallya rizki utami universitas muhadi setiabudi
  • Yan El Rizal Unzilatirrizqi Universitas Muhadi Setiabudi
  • Melly Fera Universitas Muhadi Setiabudi
  • Yunika Purwanti Universitas Muhadi Setiabudi

DOI:

https://doi.org/10.46772/jtfp.v6i02.1946

Keywords:

antosianin, tepung bunga telang, soft cookies, tekstur, organoleptik

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan sumber antosianin alami yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan fungsional dan pewarna alami pada produk bakery. Penelitian ini bertujuan menganalisiskadar antosianin tepung bunga telang serta pengaruhnya terhadap tekstur dan organoleptik soft cookies. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan penambahan tepung bunga telang 0%, 10%, 15%, dan 20% dengan tiga kali ulangan. Kadar antosianin dianalisis dengan menggunakan metode pH diferensial, tekstur diuji menggunakan penetrometer, dan uji organoleptik dievaluasi dengan uji mutu hedonik. Data dianalisis menggunakan ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT), dan data organoleptik dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan tepung bunga telang mengandung antosianin sebesar 653,52 ppm, kadar antosianin soft cookies setelah pemanggangan sebesar 50,48 ppm. Penambahan tepung bunga telang berpengaruh nyata terhadap tekstur dan seluruh atribut organoleptik, dengan perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan 10%. Tepung bunga telang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber antosianin alami dalam pengembangan soft cookies fungsional dengan konsentrasi optimum 10%.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

utami, aallya rizki, Unzilatirrizqi, Y. E. R., Fera, M., & Purwanti, Y. (2026). Analisis Kadar Antosiani Tepung Bunga Telang (Clitoria Ternatea L) Serta Pengaruhnya Terhadap Tekstur dan Organoleptik Soft Cookies. Journal of Technology and Food Processing (JTFP), 6(02), 13–21. https://doi.org/10.46772/jtfp.v6i02.1946

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>